Minggu, 17 Juli 2016

AKU, KAMU DAN CINTA


"AKU, KAMU DAN CINTA" 
Oleh : Mira Silviana D

Cinta, aku mencintaimu sayang. Dengan rasa penuh kasih sayang yang ada pada diri ini. Aku tidak bisa bohong akan rasa dan perasaan ini saat aku mengenalmu. Awalnya aku tidak begitu menganggapnya secara serius dan aku mengabaikan perasaan ini. Namun dengan seirinng berjalannya waktu aku tidak bisa berbohong lagi dengan perasaanku dan aku mulai mencintaimu dan takut akan kehilanganmu.  Biarlah orang berkata bahwa aku sudah berlebihann denganmu, aku tidak peduli dengan ucapan mereka. Karna yang ku tahu kamu dan aku sangat begitu indahnya jalan cerita ini. Aku harus merusak kebahagiaanku hanya dengan perkataan mereka? Tidak akan! Rasanya aku akan salah bertindak, jalan kisah cinta kita akan terus mengalir hingga tuhan menyuruhku untuk kembali pulang.

Aku mencintaimu dengan segala kekuranganmu, aku akan melengkapi kekeurangan yang kamu miliki sayangku. Karena pada intinya CINTA ADALAH SALING MELENGKAPI. Tidak hanya kamu yang memiliki kekurangan tapi aku juga memilikinya sayang. Kita terlahir dengan fisik yang sempurna namun manusia tidak bisa sesempurna tuhan, karena kesempurnaan hanya milik-Nya. dengan berbagai macam hari dan kenangan yang kita buat bersama akan membuat cinta kita ini semakin kuat. Percayalah hari bahagia kita berdua itu akan datang.

Aku mencintamu dengan setulus hatiku. Kata orang jodoh sudah diatur oleh sang kuasa tapi, aku selalu mendoakan dan menyebut namamu dalam doa indahku. Aku begitu terus terang kepada tuhan agar tuhan mengizinkan aku untuk memilihmu sebagai teman hidupku, pendamping hidupku.  Tuhan tidak akan buta dan tuli untuk  mendengarkan doaku untuk menyebut namamu.

Aku mencintaimu sayang, aku tidak rahu bagaimana cara hati ini bermain.  Saat aku bersamamu aku selalu merasakan didada ini sangat kencangnya berdegup tak beraturan. Aku pikir aku akan terkena serangan jantung apabila terus begini. Namun detak tak karuan ini berbeda dengan penyakit. Sungguh aku bahagia bisa bersama, bisa mengenalmu, dan yang selalu menemani hari-hari ku.

Aku berterimakasih kepada Tuhan atas hati ini dan perasaan ini. Aku ingin kamu yang akan menemani sisa-sisa hidupku ini hingga ajal memisahkan, walaupun terpisah secara raga namun kisah kita akan abadi selamanya. Layaknya kisah cinta nabi adam dan hawa, rome dan juliet. Sekarang saatnya kita berdua mengukir sejarah cinta sayang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar